OLX Luncurkan Kampanye UPGRADE INDONESIA

OLX Upgrade Indonesia Jelang peringatan 70 tahun Indonesia merdeka OLX Indonesia meluncurkan program UPGRADE INDONESIA. Program ini mengajak masyarakat Indonesia memperbaiki kualitas hidup dengan meperbaharui telepon genggam yang dapat mengakses internet dan memasang aplikasi.

“Dengan memiliki ponsel pintar yang bisa terhubung ke internet,masyarakat dapat menambah pengetahuan, berkomunikasi dengan baik dan membuka peluang – peluang baru,” ujar CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa, Jum’at 14/8/2015 lalu di Jakarta Pusat.

UPGRADE INDONESIA mengajak setiap warga Negara Indonesia berpartisipasi. Setiap pengguna yang memperbaharui perangankatnya dapat mengunjungi laman http://upgradeindonesia.id dan berbagi informasi. Tidak masalah bagaimana mereka memperbaharui perangkat menjadi lebih “pintar”, apakah baru atau bekas, hadiah maupun membeli di toko, atau membeli secara online.

“OLX sangat senang dapat terlibat membantu Indonesia menjadi Negara dengan lalu lintas internet yang besar dan cepat. Pengguna OLX sadar cara cerdas untuk mendapatkan harga yang bagus untuk barang bekas dengan fungsi yang sama  baiknya dengan yang baru atau mendapat uang dengan menjual barang yang tidak lagi dibutuhkan,” tegas Daniel Tumiwa.

Pada peluncuran UPGRADE INDONESIA dihadiri juga oleh presenter kondang Farhan serta perwakilan dari pemerintah.

“Gerakan UPGRADE INDONESIA, adalah gerakan nasional yang melibatkan seluruh warga INDONESIA. Bersama –  sama kita dapat meperbarui Negara kita, mendorong ekonomi local, dan menciptakan peluang – peluang bagi masyarakat,” pungkas Daniel Tumiwa

MOU Antara KFT Dengan LKIK STIKOM Prosia

Penandatanganan MOU KFT Dengan LKIK STIKOM ProsiaPada hari Sabtu tanggal 8 Agustus 2015 lalu telah disepakati dan ditandatangi perjanjian kerjasama antara Persatuan Karyawan Film & Televisi (KFT) dengan Lembaga Kajian Ilmu Komunikasi (LKIK) STIKOM Prosia di gedung Prosia, Jalan Penegak I No. 9 Palmeriam Jakarta Timur.

Persatuan Karyawan Film & Televisi (KFT) yang beranggotakan sekitar 2000-an adalah lembaga profesi bagi sineas/film maker dan praktisi pertelevisian di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1964 kini dipimpin oleh Febryan Aditya, SE, M.Sn.

Sedangkan Lembaga Kajian Ilmu Komunikasi (LKIK) yang telah berdiri sejak tahun 2002 dibawah naungan STIKOM Prosia (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Profesi Indonesia) adalah lembaga kajian di bidang ilmu komunikasi yang mengkaji perfilman dan pertelevisian ini dipimpin oleh DR. HJ. Tutik Dwi Winarni yang merupakan Puket I di Kampus STIKOM Prosia.

Dengan adanya MOU ini diharapkan dapat mewujudkan kajian-kajian perfilman dan pertelevisian Indonesia dengan lebih baik dan berkembang. Selain itu dapat saling mengisi satu sama lainnya dengan LKIK STIKOM Prosia yang merupakan tenaga akademisi, sehingga dapat memadukan antara praktisi perfilman pertelevisian dengan akademisi.

“MOU ini dapat meningkatkan mutu akademis agar para sineas dapat menghasilkan program yang bermutu dan mendidik”, ujar Danni Rahman, MFA, CSA Humas LKIK usai penadatanganan MOU.

LKIK STIKOM Prosia Dan KFTHal ini sesuai dengan tema yang diusung pada penandatanganan MOU “Dengan adanya kerjasama antara KFT dan LKIK STIKOM Prosia diharapkan dapat meningkatkan nilai akademis di bidang perfilman dan pertelevisian”.

“Kami akan mengadakan kajian mengenai program-program di Televisi maupun film-film dimana berfungsi untuk memberikan masukan atau input bagi KPI ataupun bagi LSF sehingga dapat menghasilkan suatu komposisi bagi para sineas agar kedepannya dapat membuat produksi film maupun program televisi yang sesuai dengan rambu-rambu yang telah diterapkan baik oleh sensor film maupun KPI”, tambah Danni

Hal ini bermakna bahwa perfilman dan pertelevisian di Indonesia tidak dapat lepas dari nilai – nilai keilmuan atau akademis, sehingga ke depan film-film dan program acara Televisi di Indonesia dapat lebih berbobot dan para tenaga praktisinya lebih profesional dan akademis.

“Program terdekat Kami akan mengadakan pelatihan perfilman dan pertelevisian khusus bagi para mahasiswa STIKOM, dan kedepannya kami akan mengadakan uji kompentensi khusus bagi para film maker Indonesia yang belum memiliki sertifikasi kompentensi profesi perfilman Indonesia. Sedangkan untuk kajian akan kami mulai diawal tahun 2016”, pungkas Danni

MEN’S HEALTH URBANATHLON SUNDOWN “Our City, Your Playground!”

Men’s Health Urbanathlon, kompetisi lari berlisensi internasional yang berbeda dengan konsep kompetisi lari pada umumnya kembali akan mengguncang Jakarta. Melanjutkan kesuksesan event Urbanathlon sebelumnya yang telah memberi warna baru bagi dunia lari di Indonesia, maka pada Sabtu, 15 Agustus 2015, MHI Urbanathlon akan kembali digelar untuk keempat kalinya – menantang para kaum urban yang ingin berkompetisi lebih dari sekadar lari.

Inilah salah satu kompetisi lari yang kini menjadi salah satu agenda tahunan yang kerap ditunggu-tunggu oleh para pencinta olahraga lari di Indonesia. Ditunggu karena keseruannya, keunikannya, dan perbedaannya jika dibandingkan dengan kompetisi lain yang ada. Berbeda karena tidak hanya menguji kemampuan berlari seperti stamina dan kekuatan saja tapi juga kelincahan dan nyali para pesertanya dalam menaklukkan rintangan-rintangan urban yang menantang di sepanjang lintasannya.

Selain itu? karena MHI Urbanathlon selalu menawarkan hal-hal baru dalam setiap penyelenggaraannya. Seperti layaknya New York, Barcelona, dan kota megapolitan lainnya, Jakarta yang letaknya berada di pinggir pantai merupakan pintu masuk bagi segala pembaruan. Dan dalam upaya mengingatkan para peserta bahwa Indonesia adalah sebuah negara bahari maka dipilihlah area pantai seputar Ancol Beach City Mall, Jakarta, sebagai lokasi penyelenggaraan Urbanathlon kali ini.

Tepi pantai, sore hari, tantangan baru. Itulah konsep dan pengalaman baru yang ditawarkan oleh MHI Urbanathlon Sundown. “MHI Urbanathlon tahun ini pastinya akan berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Kompetisi ini akan mengajak pesertanya berlari dari garis start di pesisir pantai Jakarta, menikmati sore hari dalam 9 kilometer jarak yang tidak akan terlupakan. Sembari berlari, peserta juga akan menikmati indahnya matahari yang terbenam sambil menghadapi 8 tantangan tak terduga di sepanjang lintasan. Dengan begitu maka dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan tahun ini akan jauh lebih seru, lebih menyenangkan, sekaligus menantang,” kata Pangesti Bernardus, Pemimpin Redaksi Men’s Health Indonesia sekaligus Chief Operational Officer MHI Urbanathlon.

“Tujuan penyelenggaraan MHI Urbanathlon berasal dari cita-cita kami yang ingin menghadirkan suatu acara yang merefleksikan gaya hidup sehat yang dinamis, siap menerima tantangan, kompetitif, sekaligus menyenangkan. Selain itu, dari setiap peserta yang melakukan pembayaran untuk pendaftaran kami juga akan mendonasikan sebesar Rp. 10.0000 rupiah bagi Yayasan Dana Bantuan Anak Sekar Mlatti,” tambah Pangesti yang juga Pemimpin Redaksi Women’s Health Indonesia.

Pada Urbanathlon kali ini para peserta akan ditantang untuk berlari sejauh 9 km sambil menaklukkan 8 rintangan urban yang tersebar di sepanjang lintasan. Kedelapan rintangan tersebut adalah: • Car Crawlling – Merangkak di bawah mobil • Jumping Tyre – Melompat di antara ban • Work Load – Mengangkat karung pasir bolak-balik • Truck Hike – Memanjat truk menggunakan jarring • Monkey Bar – Mengayunkan tubuh dengan berpegangan pada palang • Mind Map – Balok titian • Spider Web – Melewati jaring penghalang • Climb and Run – Naik turun di konstruksi besi Dalam penyelenggaraan kali ini para peserta juga akan berlari bersama lima host runner Urbanathlon Sundown. Mereka adalah Hendra Wijaya (ultra runner), Fajar Alexa (musisi dan pelari yang tengah menyiapkan diri untuk mengikuti Iron Man), Ferry Landa (Runner Up BOC 2015), Aki Niaki (trail runner dan co-founder IndoRunners), dan Vania Desiyanti (pelari urban).

“Mencoba tantangan setiap tahun adalah keharusan. Tahun ini adalah tahun pertama saya ikut Urbanathlon, gonna be an awesome challenge,” kata Fajar Alexa. Serupa seperti Fajar, Ferry Landa juga menyatakan bahwa keikutsertaannya di Urbanathlon karena ingin merasakan sensasi berlari dengan rintangan. “Ini hal yang menantang karena saya dapat mengukur kapasitas pribadi saya,” ujarnya. Namun lain lagi bagi Aki, menurutnya lomba lari rintangan seperti Urbanathlon adalah lomba yang sudah tidak asing baginya. “Sama seperti trail run. Lari di tengah kota dengan rintangan pastinya memerlukan keseimbangan antara speed, pengaturan nafas, konsentrasi dan daya tahan ekstra.”

Adapun kategori yang dilombakan pada MH Urbanathlon kali ini adalah Kategori Umum Pria (18-40 tahun), Kategori Umum Wanita (18 tahun ke atas), Pria di atas 40 tahun, dan kategori Team yang terdiri dari 3 orang peserta (18 tahun ke atas). Para pemenang dari setiap kategori akan mendapatkan sejumlah hadiah menarik senilai total puluhan juta Rupiah. Tentu saja, sebagai penghargaan atas semangat dan kegigihan dari peserta, semua yang mencapai garis Finish akan mendapatkan medali “Finisher” MHI Urbanathlon Sundown2015.

99 % Muhrim Get Married 5, Akhir Dari Film Sukses Get Married

99% Muhrim nGet Married 5MAE (Nirina Zubir) dan RENDY (Nino Fernandez) tambah mapan, gaya hidupnya semakin tinggi, bahkan Rendy ditawari untuk pindah ke Amerika. Tidak ada yang kurang dalam hidup Mae, suami ganteng dan sukses yang sangat mencintainya, anak-anak yang lucu dan pintar, juga kekayaan. Namun saat dinner merayakan wedding anniversary, mobil PAK dan BU MARDI (Jaja Mihardja – Meriam Bellina) yang dititipin anak-anak Mae, HANUNG (Farras Fatik), MARK (Steven Craig), dan OPRAH (Hadijah Shahab) dibegal! Kondisi Bu Mardi genting. Mae shock, hari yang perfect dalam sekejap berubah total! Mae melihat anak-anaknya berdoa. Panik Mae mencari buku do’a di mobil hasil melayat. Untungnya Bu Mardi siuman, dan bilang ia yakin berhasil siuman karena do’a Mae dan anak-anaknya. Mae pun nangis, ia sadar ada yang belum ia miliki, yaitu Iman!
Di tengah kegalauan Mae, SOPHIE (Anggika Borsterli) yang sudah kawin gantung mulai berpikir dua kali untuk mengesahkan perkawinannya dengan JALI (Ricky Harun) yang posesif, malah berusaha kabur dari Jali dengan masuk ke pesantren kilat. Tidak disangka-sangka, di pesantren Sophie mendapat hidayah, bahkan mengubah penampilannya yang biasa sexy menjadi syar’ii. Mae kaget, Sophie kok lebih berani buat keputusan, bahkan menjual barang-barang mewahnya di garage sale bersama EMAN (Amink) untuk santunan.
Perubahan Sophie dan Mae yang mengacu ke agama, bukannya membuat orang-orang di sekitar mereka senang, tapi justru panik! MAMI RENDY (Ira Wibowo) takut Sophie terpengaruh kalangan ekstrimis seperti Si JUBAH HITAM (Kemal Palevi). Mae terlibat perdebatan tanpa henti dengan Rendy. Rendy akhirnya mengajak Mae ikut pengajian, tapi ternyata di tempat pengajian PAK BAMBANG (Pandji Pragiwaksono) Rendy asyik ngelobby. Mae malah berkenalan dengan ustad ganteng, MUCHTAR (Fathir Muchtar).
Bu Mardi menyarankan untuk mengubah Rendy yang Islam KTP harus mulai dari diri Mae sendiri! Mae menggunakan anak-anak buat ngajakin Rendy shalat jamaah, tapi Rendy malah main game! Perang dingin Mae dengan Rendy berlanjut! Rendy diam-diam ambil buku bacaan shalat Mae. Di kantor, Rendy masuk ke musholla karyawan. ANAK BUAHnya (Dimas Danang dan Imam Darto) menyangka kantor mau bangkrut, atau Rendy mau bercerai hingga jadi religius!
Berbagai cobaan perkawinan sudah Mae dan Rendy lewati. Mulai dari masa belum bisa punya anak, kecemburuan, baby blues, bahkan sampai puber kedua. Namun bagaimana dengan dasar dari ikatan perkawinan yang paling hakiki? Apa Mae sanggup mengatasi cobaan terbesar dalam hidup, yakni meraih kebahagiaan di dunia lewat perkawinan? Bagaimana dengan akhir hubungan Sophie dan Jali? Temukan jawaban 1% sisa ‘kesempurnaan Pernikahan’ di Get Married 5!

Vicky Prasetyo Digoyang Lagi Isu Tidak Sedap.

Vicky.prasetyo.Chaeva.Anzani.Digoyang.LagiSiapa yang tak kenal dengan Vicky Prasetyo, artis yang fenomenal tentang hubungannya dengan artis – artis wanita seperti Saskia Gothik dan lain – lain. Vicky demikian panggilan akrabnya kini kembali diterpa gossip tidak sedap. Vicky dikabarkan digoyang lagi oleh seorang wanita cantik. Saat di konfirmasi tentang hal tersebut Vicky selalu menghindar namun di suatu kesempatan di Taman Mini Indonesia Indah beberapa waktu lalu Vicky angkat bicara mengenai Vicky Digoyang Lagi.

 

“Aku jelaskan disini bahwa Digoyang Lagi adalah judul sebuah lagu yang mana aku bertindak sebagai produser. Lagu ini dinyanyikan oleh Chaeva Anzani, dan saat ini sedang dalam proses pembuatan videoklip seperti yang teman – teman lihat saat ini,” ujar Vicky di damping Chaeva Anzani kepada wartawan beberapa waktu lalu di TMII, Jakarta.

 

Lebih lanjut, Vicky menjelaskan bahwa, keinginannya untuk menciptakan semua lagu sendiri dan ingin lagunya dinyanyikan semua penyanyi. “Menjadi seorang produser memang menjadi tantangan sendiri bagiku dan aku memang ingin lagu ini dinyanyikan oleh Chaeva. Menurutku dia memiliki suara yang bagus untuk membawakan laguku,” tutur Vicky

 

“Perasaanku senang dengan bisa bekerjasama dengan Vicky, dan ini merupakan pengalaman yang paling berharga, dan kedepannya ingin terus bekerjasama dengannya.” Jelas Chaeva.

 

Yang menbedakan Chaeva dengan peyanyi dangdut yang sudah ada saat ini Chaeva mengetengahkan segi tradisionalnya karena mengangkat kesenian tradisional Kuda Lumping bahkan Chaeva juga menyiapkan Goyang Kuda Lumping yang tak kalah hebohnya dengan Goyang Itik bahkan dengan Goyang Dribel.  

 

“Nantinya mereka akan menggunakan fasilitas kuda lumping dan bersama dengan menari kuda lumping bersama dengan para penari lainnya,” tegas Vicky.

 

Namun saat ditanya mengenai kedekatannya dengan Chaeva, Vicky sepertinya masih berusaha menghindar “Iya kita memang sedang dekat karena project ini”’ pungkas Vicky seraya menuju ke mobilnya.

 

Kira – kira seperti apakah lagu Digoyang Lagi dengan Goyangan Kuda Lumpingnya ini ? apakah akan menimbulkan kontra karena keseksian Goyang Kuda Lumping ?. Dan bagaimana kelanjutan kedekatan Vicky dengan Chaeva ?.

 

 

 

Mini Album Ustadz Riza Muhammad Feat. Indra Al Firdaus Jadi Rebutan.

SAMSUNG CAMERA PICTURES
Ustadz Riza Muhammad Feat. Indra Al Firdaus

Rasanya amat sangat jarang apabila ada artis pendatang baru yang mengeluarkan album menjadi “rebutan”, apalagi mini album. Tidak demikian halnya dengan mini album Ustadz Riza Muhammad Feat. Indra Al Firdaus yang bertajuk “Kuasa Illahi” ini yang berisi lima lagu dengan tema religi malah jadi rebutan label – label besar beberapa saat sebelum launching.

“Ada beberapa label – label besar yang udah minta mini album ini, tapi aku Bismillah jalan sama ustadz ajalah dan label temen aku. Karena Aku dan Beliau tidak mengejar profit doang, kita akan donasikan sebahagian profit untuk fakir miskin dan anak yatim piatu”, ujar Indra Al Firdaus teman duet ustadz Riza dalam mini album ini yang juga merangkap sebagai Executive Produser di Margo City, Depok, Jawa Barat, Selasa (14/7).

“Indra ini salah satu produser di FTV, mondar mandir di tv. Dia butuh ustadz di opening closing di ftv itu. Yang lain cocok tapi mahal kalau yang ini murah. Alhamdulillah sama saya lancar.Terus dia nawarin kenapa enggak bikin album. Alhamdulillah ternyata cuma butuh waktu 2 minggu,” tambah Ustadz Riza.

Mini album ini sendiri terdiri dari 5 lagu diantaranya : ‘Kuasa Illahi’ cipt. Indra Al Firdaus, ‘Shalawat’ cipt. Ucha Doddy, ‘Anugerah Terindah’ cipt. Indra Al Firdaus / Ustadz Riza Muhammad, ‘Seumpama’ cipt. Hari AJ / Erwin G, ‘Bersyukur’ cipt Indra Al Firdaus.

“Kebanyakan lagu di mini album ini diciptakan oleh Indra, namun ada salah satu single yang khusus saya ciptakan bareng Indra untuk istri saya, judulnya ‘Anugerah Terindah’. Liriknya indah banget, inspirasinya sama seperti Almarhum Uje yang menciptakan lagu untuk istrinya” tegas Riza

“Suara Ustadz Riza itu mengingatkan aku dengan sosok almarhum Uje. Untuk videoklip baru 2 videoklip yang kelar tinggal satu lagi. Awalnya kita produksi 50 ribu keping dan kita pasarkan door to door untuk menghindari pembajakan melalui store baju muslim merek terkenal serta melalui jamaah, kan jamaah beliau banyak banget”, terang Indra yang juga pengusaha martabak ini.

“Tahun depan Insya Allah jadi satu album penuh. Mohon doa, siar dan syair ini istiqomah”, pungkas Riza

Jika menyimak dari lagu – lagu yang ada di mini album ini yang Easy Listening layaklah menjadi rebutan label – label besar apalagi Ustadz Riza memang sedang naik daun namanya tahun ini.

Amazing Celebration 2015 Kalibata City Square

Kalibata.City.SquareDari bulan Juni s/d Agustus 2015 tema event di Kalibata City Square adalah Amazing Celebration yang merupakan rangkaian dari : Amazing HUT DKI Jakarta ke 486, Amazing Ramadhan, Amazing Anniversary dan Amazing Independent. Untuk ulang tahun Jakarta ke 486. Kalibata City Square ikut serta mensukseskan program Festival Jakarta Great Sale yang diadakan oleh Pemprov DKI dan APPBI mengadakan aksi sosial Donor Darah, undian Shoppers Card, Midnight Sale yang menggelar discount belanja tenant hingga 70%.

Selama bulan Ramadhan, Kalibata City Square menggelar event Ramadhan, seperti : Ramadhan Heavenly Hijab (Lomba mengenakan hijab, beauty class), Lomba Fashion Show, Lomba Vocal Ramadhan, Sparkling of Ramadhan yang dimeriahkan oleh artis Ibu Kota : Yana Julio, Rommy AFI, Dik Doank, dan Heidy Yunus.

Puncak acara dari rangkaian Amazing Celebration adalah Amazing Anniversary yang merupakan ulang tahun ke 4 Kalibata City Square sekaligus acara pengundian berhadiah Mobil Honda Mobilio, Vespa Piaggio LX, Ipad Mini Apple, TV LED, kulkas dan voucher belanja bagi pelanggan setia Kalibata City Square dengan menghadirkan AFGHAN SYAHREZA pada tanggal 11 Juli 2015. Acara ini terlaksana berkat kerjasama Kalibata City Square dengan NANDS PURPLE, 88Pro, dan Adhitama Event Organizer dan juga tenant-tenant Kalibata City Square.

Sedangkan untuk Amazing Independent, Kalibata City Square menggelar acara : berbagai jenis lomba merayakan kemerdekaan, Lomba mewarnai anak, Purwacaraka Concert, Fashion Show On The Week, Kpop Gathering, dan performance Music daerah.